KETERLIBATAN AKTOR DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI TAMAN WISATA PERAIRAN GILI TRAWANGAN LOMBOK
Abstrak
Ekowisata sebagai konsep pengembangan telah diyakini dapat menjamin keberlanjutan destinasi. Selain itu, dinamika perkembangan antar destinasi mengalami situasi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada faktor yang berpengaruh. Dalam menjamin keberlanjutan pengembangan ekowisata, salah satunya diperlukan kolaborasi peran, komitmen dan kontribusi para pelaku dalam pengembangan ekowisata. Kajian terhadap aktor-aktor yang mempengaruhi pembangunan merupakan hal yang wajib dalam menentukan arah kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stratifikasi aktor dalam pengembangan ekowisata di Gili Trawangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan alat analisis sistem ISM. Responden ahli yang digunakan sebanyak 11 orang. Stratifikasi aktor yang terlibat dalam perkembangan ekowisata sebagai hasil penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan penggolongan aktor pada kuadran matriks DP-D dalam posisi 3 sel. Sub-elemen Kementerian Pariwisata dan KKP, Pemerintah Daerah, dan Perguruan Tinggi berada pada kuadran IV (independent), dengan driver power terbesar. Sub-elemen kelembagaan lokal dan asosiasi pariwisata terkonsentrasi di Kuadran III (Linkage). Sub-elemen organisasi komersial atau industri, serta badan sertifikasi, menempati Kuadran II (dependent). Temuan penelitian ini mempertegas bahwa dalam pengembangan ekowisata di Gili Trawangan, Kementerian Pariwisata, KKP, Pemerintah Daerah, dan Perguruan Tinggi adalah sebagai aktor utama yang harus bertindak terlebih dahulu untuk mendukung pergerakan sub-elemen lainnya. Temuan studi ini berkontribusi dalam perencanaan perkembangan destinasi di masa depan, serta mempertegas kapasitas penta helix pariwisata.







