Wawasan Agama Dan Sosial-Budaya Masyarakat Dalam Penyuluhan Agama
Abstrak
Penelitian ini mendalami interaksi antara wawasan agama dan faktor-faktor sosial-budaya dalam konteks penyuluhan agama di masyarakat. Latar belakang penelitian ini melibatkan kebutuhan mendesak untuk memahami bagaimana pemahaman mendalam tentang agama serta dinamika sosial-budaya memengaruhi efektivitas penyuluhan agama. Dengan menggunakan metode survei, wawancara, dan analisis konten, penelitian ini menggali data dari responden yang mencakup beragam latar belakang agama dan budaya. Hasil penelitian menyoroti bahwa pemahaman agama yang lebih dalam secara positif berkorelasi dengan tingkat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama, sementara faktor-faktor sosial-budaya, termasuk tradisi lokal dan norma-norma sosial, memainkan peran kunci dalam proses penyuluhan agama. Pemahaman yang mendalam tentang budaya lokal memungkinkan penyuluh agama merancang program-program penyuluhan yang lebih kontekstual dan relevan bagi masyarakat.
Referensi
Adi, A., Sudarsana, I. M., & Kusuma, I. R. (2021). Varian Identitas Hindu: Antara Multikulturalisme dan Bhinneka Tunggal Ika. Seminar Nasional IAHN TP Palangka Raya (pp. 32-42). Palangka Raya: Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.
Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization. Minneapolis–London: University of Minnesota Press.
Arifin, M. (1976). Pokok-Pokok Pikiran Tentang Bimbingan dan Penyuluhan. Jakarta: Bulan Bintang.
Geertz., C. (1973). The Interpretation of Cultures: Selected Essays. Basic Books.
Giddens, A. (1991). Modernity and Self-Identity: Self and society in the late modern age. Stanford University Press.
O’dea, Thomas. Sosiologi Agama, Suatu Pengenalan Awal. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.
Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyuluh Agama Islam. (2010). Bandung: Kementerian Agama Jawa Barat. Bidang PAI pada Masyarakat dan Pemberdayaan Masjid.
Pembentukan Kelompok Sasaran Penyuluh Agama Hindu. (2009). Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Departemen Agama.
Riady, A. (2021). Agama dan Kebudayaan Masyarakat Perspektif Clifford Geertz. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 13-22.
Romly, A. (2003). Buku Panduan Pelaksanaan Tugas Penyuluh Agama Utama. Jakarta: Bidang PAI pada Masyarakat dan Pemberdayaan Masjid.
Soekanto, S. (1990). Sosiologi sebagai Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



.jpg)



