Eksistensi Alat Musik Dol Dalam Pelaksanaan Tradisi Tabot Bengkulu

  • Uuy Siah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Salsabilla Aulia Putri Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Ratu Rania Azzahra Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Muhammad Aflaha Faizal Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Dian Setiowati Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Syairul Bahar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Farkhan Abdurochim Alfaruq Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Kata Kunci: Musik Dol, Tabot, Bengkulu, Tradisi

Abstrak

Penelitian ini menyelidiki fungsi dan arti musik Dol dalam Tradisi Tabot di Bengkulu, dengan fokus pada bagaimana alat musik ini berperan dalam kegiatan ritual dan bagaimana generasi muda menangkap nilai-nilai simboliknya. Dol, melalui variasi ritme unik di setiap tahap pelaksanaan, berfungsi tidak hanya sebagai pendamping musik, tetapi juga sebagai penanda tahap-tahap ritual, sarana komunikasi tanpa kata, dan simbol identitas budaya masyarakat Bengkulu. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dengan Kepala Anjungan Bengkulu di TMII dan analisis pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa musik Dol memiliki beberapa fungsi yang saling berkaitan: mengatur ritme pelaksanaan, menciptakan suasana emosional bersama, dan menanamkan nilai-nilai budaya melalui pengalaman yang langsung. Namun, masih terdapat kesenjangan pemahaman di antara generasi muda yang sering melihat Dol sebagai sekadar pertunjukan. Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan pendidikan budaya dan pemanfaatan media digital untuk mempertahankan keberlangsungan tradisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dol merupakan elemen budaya yang dinamis, yang menghubungkan makna ritual, solidaritas sosial, dan pelestarian identitas komunitas.

Diterbitkan
2026-03-31
Bagian
Articles