Seni Sebagai Media Konseling: Integrasi Pembelajaran Seni Budaya dan Bimbingan Konseling dalam Pengembangan Karakter Siswa
Abstrak
Integrasi pembelajaran seni budaya dan bimbingan konseling dalam pengembangan karakter siswa di SMKN 5 Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana seni dapat berfungsi sebagai media konseling untuk membantu siswa mengatasi masalah emosional dan sosial serta mengembangkan karakter. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa seni budaya, seperti menggambar dan tari, memungkinkan siswa untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang lebih terbuka dan mengurangi kecemasan, yang berkontribusi pada peningkatan karakter siswa dalam aspek tanggung jawab, kerjasama, dan pengendalian diri. Kontribusi penelitian ini adalah menunjukkan bahwa seni tidak hanya bermanfaat dalam konteks ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai alat yang efektif dalam konseling untuk pengembangan karakter di sekolah menengah kejuruan. Hasil ini penting karena memberikan wawasan baru tentang penggunaan seni dalam pendidikan karakter dan konseling yang dapat diterapkan di berbagai sekolah.










