Problematika Guru Dalam Mengevaluasi Pembelajaran Seni Budaya Di Sekolah Menengah Pertama Negeri Di Kota Mataram
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis tantangan yang dihadapi guru seni budaya di SMP Negeri Kota Mataram dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran dengan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi. Evaluasi seni budaya yang diharapkan mencakup penilaian proses kreatif, sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa, tetapi sebagian besar guru masih mengandalkan penilaian berbasis produk. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 15 guru seni budaya di SMP Negeri Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kesulitan dalam merancang instrumen evaluasi yang sesuai dengan kurikulum, terutama karena kurangnya pemahaman tentang evaluasi otentik dan keterbatasan waktu karena beban administrasi yang tinggi. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan teknologi dalam mengevaluasi pembelajaran seni budaya masih sangat terbatas. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang perlunya pelatihan evaluasi berbasis kompetensi untuk guru seni budaya dan pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi. Temuan-temuan ini menjadi dasar untuk mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif untuk meningkatkan praktik evaluasi seni budaya di sekolah.










