Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Melalui Peran Pendidikan Seni dalam Pengembangan Emosional dan Psikologis

  • Kadek Dea Aristha Astriyani Nubakti Politeknik Kesehatan Denpasar

Abstrak

Pendidikan seni telah diakui sebagai alat untuk mengembangkan kreativitas. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak penelitian yang menunjukkan potensi seni dalam mendukung kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kegiatan seni terhadap kesehatan mental siswa di sebuah sekolah menengah atas di Kota Denpasar, dengan fokus pada pengurangan stres dan peningkatan kesejahteraan emosional siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, di mana 50 siswa yang terlibat dalam kegiatan seni diukur tingkat stresnya sebelum dan sesudah berpartisipasi dalam kegiatan seni rupa, musik, dan tari. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat stres siswa, dengan nilai p-value <0,05. Penurunan ini menunjukkan bahwa kegiatan seni dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional siswa. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kurikulum pendidikan seni yang lebih inklusif, yang menekankan pada pengembangan keterampilan kreatif dan mengintegrasikan aspek psikologis untuk mendukung kesehatan mental siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memasukkan kegiatan seni ke dalam kurikulum untuk mendukung kesejahteraan emosional siswa di lingkungan sekolah.

Diterbitkan
2025-03-26
Bagian
Articles