DISIPLIN KERJA DALAM PENINGKATAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK
Abstrak
Kinerja pelayanan publik pada hakekatnya dijadikan sebagai evaluasi atas berhasil atau tidaknya pelaksanaan kegiatan pelayanan, prosedur dan kebijakan pelayanan yang sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dengan meningkatkan disiplin kerja dapat mengarahkan sikap, perilaku dan tindakan pemberi pelayanan sehingga sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku di suatu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala dalam meningkatkan disiplin kerja, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan disiplin kerja, dan disiplin kerja dalam peningkatan kinerja pelayanan publik di Kantor SAMSAT Mataram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori motivasi McClelland dan teori kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang digambarkan secara rinci melalui observasi dan wawancara dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai yaitu masih ada pegawai yang datang terlambat, pegawai pulang sebelum waktu yang ditentukan, kurangnya kesadaran diri pegawai dan upaya untuk meningkatkan disiplin kerja dalam kinerja pelayanan publik belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, dapat diketahui melalui Indikator disiplin kerja yaitu: (1) disiplin waktu, (2) disiplin peraturan, (3) disiplin tanggung jawab, serta disiplin kerja dalam peningkatan kinerja pelayanan publik belum sepenuhnya terlaksana dengan baik dapat diketahui melalui indikator kinerja pelayanan publik yaitu:
(1)produktivitas, (2)kualitas layanan, (3)responsivitas, (4) akuntabilitas.
Referensi
Murdiyanto, E. (2020). Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi disertai contoh proposal)- Edisi 1-2020, 148 halaman.
Putra G. Hendra. (2014). Akuntabilitas, Transparansi, dan Partisipasi Publik Terhadap Kinerja Organisasi Layanan Publik. E-Journal UNP. Universitas Ne geri Padang.
Ridho, M. (2020). Teori motivasi Mcclelland dan implikasinya dalam pembelajaran PAI. Palapa, 8(1), 1-16.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, penerbit Alfabet,Bandung.
Wiguna, I. B. A. A. (2020). Efektivitas Penerapan Metode Hypnoteaching Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa. PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, Dan Pembelajaran, 4(2). https://doi.org/10.26858/pembelajar.v4i2.13006
Wiguna, I. B. A. A. (2021). Pelatihan Dan Pengembangan Keterampilan Mengajar Guru Pendidikan Anak Usia Dini. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(3). https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.4434
Wiguna, I. B. A. A. (2022). Dampak Positif Pandemi Covid-19 Meningkatkan Mutu Kompetensi Dosen Millennial IAHN Gde Pudja Mataram. Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(01). https://doi.org/10.53977/sjpkm.v1i01.625
Yoesana, Umy. (2013). Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Disiplin Kerja. eJournal Pemerintahan Integratif, Vol. 1, No. 1, hlm. 13-27.





