The Prevention Of Suicide Through Character and Identity Strengthening At the Digital Era In Lombok Community
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mencegah kasus bunuh diri pada masyarakat di Lombok di era digital melalui penguatan karakter dan jati diri melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Metode yang digunakan meliputi workshop edukasi literasi digital, pelatihan penguatan karakter, dan kegiatan komunitas berbasis refleksi nilai budaya religius. Hasil PkM menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko bunuh diri, pemahaman penguatan nilai karakter, kepercayaan diri, dan rasa kebersamaan melalui kegiatan komunitas. Kegiatan PKM juga mendorong terbentuknya jejaring dukungan komunitas yang lebih responsif terhadap isu kesehatan mental. Kesimpulannya, pendekatan integratif antara literasi digital, nilai-nilai budaya religius, dan penguatan karakter diharapkan efektif dalam meningkatkan ketahanan psikologis serta mencegah risiko bunuh diri pada masyarakat Lombok. Kegiatan PkM ini dapat diharapkan menjadi model intervensi berbasis komunitas yang adaptif terhadap penguatan karakter dan jati diri di tengah dinamika era digital.
Referensi
Berkowitz, M. (2017). Character Education. Routledge
Cohen, L., & Morrison, K. (2018). Research Methods in Education. Routledge.
Corey, G. (2016). Theory and Practice of Group Counseling. Cengage Learning.
Creswell, J. W., & Poth, C. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE.
Campbell, J. D. (1996). Self-concept clarity. Journal of Personality.
Durkheim, E. (2005). Suicide: A Study in Sociology.
Feuerstein, G. (2003). The Deeper Dimension of Yoga: Theory and Practice. Shambhala.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books.
Gredler, M. (2004). Games and Simulations and Their Relationships to Learning. Educational Technology Research and Development.
Gunada, I. W. A., Pramana, I. B. K. Y., & Rudiarta, I. W. (2021). Penguatan pendidikan karakter hindu dalam yoga untuk sisya pasraman amerta sanjiwani. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(2), 311-346.
Iyengar, B.K.S. (2005). Light on Life. Rodale.
Jenkins, H. (2016). Participatory Culture. MIT Press.
Juniartha, M. G., Suputra, I. K. D., & Maitrya, N. P. M. A. (2024). Pengaruh Hatha Yoga Terhadap Kesehatan Mental Anak-Anak Anggota Sanggar Samirata. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 8(1), 46-54.
Kabat-Zinn, J. (2016). Mindfulness for Beginners. Sounds
Kolb, D. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
Lestari, Y. P., & Friscila, I. (2022). Efektifitas Mengikuti Kelas Prenatal Yoga Terhadap Kesehatan Mental Ibu Hamil Di PMB Bidan Delima Wilayah Banjarmasin Timur. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 13(2), 354-369.
Lickona, T. (2013). Education for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2017). Theories of Human Communication. Waveland Press.
Livingstone, S. (2019). Children and Digital Media: Opportunities and Risks. MIT Press.
Meylani, W. F., Sudaryanto, W. T., Fis, S., & KM, M. (2022). Pengaruh Yoga Terhadap Kesejahteraan Kesehatan Mental Pada Lansia: Critical Review.
Nabiila, S., & Kosasih, A. (2023). Hubungan Antara Kesehatan Mental dan Bunuh Diri Akibat Depresi Menurut Pandangan Islam: 10.58569/jies. v2i1. 654. Journal of Islamic Education Studies, 2(1), 15-21.
Novitasari, A. (2022). Manfaat Yoga Bagi Kesehatan Mental Pada Remaja. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(4), 250-263.
Nutbeam, D., & Harris, E. (2010). Theory in a Nutshell: A Practical Guide to Health Promotion Theories. McGraw-Hill.
Pariser, E. (2011). The Filter Bubble. Penguin.
Pargament, K. (2013). Spiritually Integrated Psychotherapy.
Primack, B. (2017). Social media and mental health. AJPM.
Putnam, R. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
Putra, I. W., & Hidayat, A. (2021). Kearifan lokal masyarakat Lombok dan penguatan karakter sosial. Jurnal Sosial Budaya, 15(2), 112–124
Reivich, K., & Shatté, A. (2002). The Resilience Factor. Broadway Books.
Rogers, C. (1961). On Becoming a Person. Houghton Mifflin.
Sarjana, I. G. K. (2020). Dinamika perubahan sosial budaya masyarakat Sasak di era digital. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 9(1), 44–56.
Sudjana, D. (2019). Metode dan Teknik Pendidikan Masyarakat. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiana, I. W. (2025). Latihan Yoga Asanas sebagai Stimulasi Pengembangan Karakter Religius. Pradnya: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(01), 15-24.
Sumendap, R. F., & Tumuju, T. (2023). Pastoral Konseling Bagi Kesehatan Mental “Studi Kasus Pastoral Konseling Preventif Pada Fenomena Bunuh Diri”. POIMEN Jurnal Pastoral Konseling, 4(1), 96-112.
Twenge, J. M. (2020). iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Happy and More Vulnerable. Atria Books.
Van Geel, M. (2014). Cyberbullying and suicide. JAMA Pediatrics.
WHO. (2023). Suicide Worldwide Report.
World Health Organization. (2023). Suicide worldwide in 2023: Global health estimates. WHO Press.
Widayanti, A. (2020). Strategi diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Nusantara, 4(1), 55–64.










