Strategi Manajemen Komunikasi Public Relation Untuk Meningkatkan Pelayanan Prima Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen komunikasi public relation (PR) dalam meningkatkan pelayanan prima di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya komunikasi yang efektif antara institusi pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap pihak internal kantor serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi PR yang diterapkan meliputi perencanaan pesan komunikasi yang terarah, pemanfaatan media informasi seperti media sosial dan papan pengumuman, serta pendekatan interpersonal melalui pelayanan langsung. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan, membangun kepercayaan publik, serta memperkuat citra positif institusi. Namun, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan SDM yang terlatih dalam bidang komunikasi serta belum optimalnya sistem evaluasi komunikasi secara berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen komunikasi PR yang dirancang secara sistematis dan kontekstual berperan penting dalam mendukung pelayanan prima. Penguatan kapasitas komunikasi, penggunaan media yang tepat, serta pelibatan masyarakat dalam proses komunikasi menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan humanis. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi PR di instansi pemerintah lainnya.
Referensi
Artis. (2011). Strategi Komunikasi Public Relations. Jurnal Sosial Budaya, 8(02), 212.
Bosma, F. D. (2017). Fenomena Komunikasi Komunitas Kelas Inspirasi (Studi Fenomenologi Social Movement Pada Anggota Komunitas Kelas Inspirasi Pekanbaru). Jom FISIP, 4(2), 1–13. https://media.neliti.com/media/publications/207103-fenomena-komunikasi-komunitas-kelas-insp.pdf
Burmnbungin, H. M. (2013). Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Komunikasi Politik: Asal Usul Dan Konsepsimunikasi, 3(9), 1–12.
Feryanda, J. O., & Wijaya, L. S. (2024). Strategi Public Relations Dalam Membangun Brand Awareness Pada PT. Finfolk Media Nusantara. Jurnal Pustaka Komunikasi, 7(1), 76–86. https://doi.org/10.32509/pustakom.v7i1.3482
Kriyanto, R. (2015). Public Relations, Issue dan Krisis Management Pendekatan Critical Public Relation, Etnografi Krisis dan Kualilatif. Jakarta: Kencana.
Kriyantono, R. (2014). Teori Public Relations Perspektif Barat Dan Lokal: Aplikasi Penelitian Dan Praktik. Jakarta: Salemba Humanika.
Morissan. (2008). Manajemen Public Relations: Strategi Menjadi Humas Profesional. Jakarta: Kencana.
Nofrion. (2016). Komunikasi Pendidikan (Penerapan Teori dan Konsep Komunikasi dalam Pembelajaran). Jakarta: Kencana.
Nurtjahjani, F. dan T. (2018). Public Relations Citra dan praktek. Malang: Polinema Press.
Putri, Maria Elisabeth Krisanti, D. (2021). Peran public Relations Dalam membangun Brand Awareness (Studi Kasus pada FTI, UKSW). UKSW-Salatiga, 1, 63–74.
Susanti, Susi, dkk. (2024). Retorika Dalam Public Speaking. Padang: CV Gita Lentera.
Wasesa, S. A. (2006). Strategi Public Relations, Bagaimana Strategi Public Relations dari 36 Merek Global dan Lokal membangun Citra, mengendalikan Krisis, dan Merebut Hati Konsumen. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.




.png)





